Sejarah Opel dan Chevrolet Blazer di Indonesia
William Clark
Updated on April 05, 2026
Lihat Foto
Blazer Indonesia Club saat menghadiri kegiatan di Salatiga, 19 Desember 2015.(GM Indonesia)
Jakarta, KompasOtomotif – Sebelum era Captiva bergulir pada 2007, model sport utility vehicle (SUV) yang ditawarkan General Motors (GM) untuk Indonesia, adalah Blazer. Namun ketimbang identik merek Chevrolet, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Opel Blazer.
Mengengok kembali ke belakang, ceritanya dimulai pada 1996. Saat itu Blazer mulai dijual di dalam negeri menggunakan merek anak perusahaan GM di Jerman, Opel. Hal ini memang agak aneh, karena merek Opel lebih merepresentasikan sedan menengah dibanding SUV.
Menurut catatan komunitas Blazer di Indonesia, hal itu memang kekeliruan strategi marketing. Enam tahun sejak penjualannya, GM membuat Blazer menyandang nama depan Chevrolet pada 12 September 2002. Sejak saat itu, logo di gril depan Blazer berganti dari “petir” menjadi dasi kupu-kupu.
Blazer adalah model campur aduk yang melibatkan tiga negara, Jerman sebagai negara asal Opel, mesin 2.200cc dibuat Holden di Australia, dan kemasan akhir dibalut “american style”. Di Tanah Air, Blazer dijual tiga generasi sampai berakhir pada 2005.
SUV Chevrolet
Membuka buku sejarah lebih jauh lagi, sebelum masyarakat mengenal Blazer, Chverolet di Indonesia sebenarnya sudah punya SUV lain yang sempat jaya pada 1980-an, yaitu Trooper. Dalam keterangan resminya, Jumat (5/8/2016), GM Indonesia mengangkat lagi nama-nama SUV Chevrolet di Indonesia buat menyambut kedatangan produk baru tahun ini.
Rencananya produk baru itu akan meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show yang bakal berlangsung pada 11 - 21 Agustus 2016.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Pilihan Untukmu
`); var wSpecStop = createElementFromHTML(`
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.